Kamis, 20 September 2012

Domain Main System (DNS)

      Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap lokasi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi. Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address. Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 202.68.0.134. Jadi DNS dapat di analogikan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang kita kenal berdasarkan nama untuk menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host computer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan ke IP address
      Ditemukan oleh Jon Postel dari Information Science Institute (ISI) dari University of Southern California. ia juga menemukan alamat ISP,manajemen DNS, tipemedia dll.
      Semua komputer terhubung memiliki nomor unik sebagai bahasa komunikasi satu dengan lainnya. nomor unik sebagai bahasa komunikasi yang digunakan disebut protokol,yaitu protocol TCP/IP.Nomor unik terdiri dari 32 bit dan terbagi atas 4segmen. tiap segmen dipisahkan oleh 8 bit yg berbentuk titik. angka yang diisikan  antara 0.0.0.0 sampai dengan 255.255.255.255. jadi nomoryang tersedia berkisar 255x255x255x255. sama dengan 4.228.250.625 untuk mengingat nomor unik tidaklah mudah.Misalnya IP untuk situs www.google.com adalah 64.233.189.104 dan sebagainya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar